AGEN BOLA - Dari Ban Kapten dan Sepatu yang Hilang, Sampai Ancaman Hukuman FA - Villa menang 2-0 pada laga perempatfinal Piala FA yang digelar Minggu (8/3) dinihari WIB tersebut. Dengan demikian tiket semifinal pun digenggam oleh tim besutan Tim Sherwood tersebut.
AGEN BOLA - Tepat setelah Sinclair membobol gawang yang dikawal Boaz Myhill, para pendukung Villa berlarian masuk ke dalam lapangan.
Banyak yang berlompat-lompat merayakan gol tersebut, banyak juga yang berusaha merangkul pemain untuk memberi selamat.
Setelahnya, pertandingan dilanjutkan. Namun, begitu wasit meniupkan peluit panjang, emosi para pendukung Villa tidak tertahankan. Mereka menghambur dan lapangan pun dipenuhi oleh para suporter.
Luapan emosi tersebut terasa wajar jika mengingat perjalanan Villa musim ini. Di liga, mereka terseok-seok hingga harus berjuang menghindari zona degradasi. Saat ini, Villa duduk di posisi ke-17 --hanya satu strip dari zona degradasi-- dengan selisih tiga poin atas Queens Park Rangers yang ada di posisi ke-18.
Jadilah keberhasilan lolos ke semifinal Piala FA itu sebagai hiburan tersendiri. Para pendukung ramai-ramai memeluk para pemain, sampai-sampai ada beberapa yang kelewat senang hingga menggigit badan pemain.
"Sungguh menakutkan. Ban kapten saya dicolong, seseorang juga mencuri sepatu kiri saya," ujar gelandang Villa, Fabian Delph, seperti dilansir BBC.
"Tapi, saya bisa mengerti rasa lega para pendukung setelah meraih hasil seperti itu."
"Memang, itu berbahaya. Apalagi seseorang berusaha mengambil sepatu saya. Ada yang berusaha mencium saya dan ada juga yang menggigit saya," ungkap Delph.
Sementara itu, Sherwood merasa bahwa tindakan para pendukung timnya adalah wajar. Dia justru tidak menilainya sebagai sesuatu yang membahayakan.
"Saya tidak merasa itu menakutkan. Mungkin, buat pemain-pemain West Brom, iya," ujar Sherwood.
"Emosi di sini membuncah setelah kami mendapatkan dua kemenangan beruntun. Ini adalah pekan yang penting buat tim ini."
AGEN BOLA
Villa sebelumnya juga meraih kemenangan atas West Brom di liga, Selasa (3/3) lalu. Ketika itu, The Villans menang 2-1 berkat penalti Christian Benteke di injury time babak kedua.
Tapi, tidak semua soal invasi lapangan ini positif-positif saja. Bagi pelatih West Brom, Tony Pulis, aksi menginvasi lapangan ini memalukan. Baginya, aksi itu membahayakan pendukung West Brom lantaran tidak ada petugas keamanan yang melindungi mereka.
"Sungguh memalukan. Kami tidak ingin melihat kejadian semacam itu. Mereka mengalahkan kami dan kemudian itu terjadi, sungguh idiot. Jika Anda dari tim Villa, tolong periksa petugas keamanan. Ketika pendukung mereka mendatangi pendukung kami, tidak ada yang menjaga sama sekali," kata Pullis.
Telegraph menyebut, ada kemungkinan FA akan menyelidiki kejadiaan ini dan menjatuhkan sanksi kepada Villa.



No comments:
Post a Comment